Stunting adalah masalah gizi yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian ASI eksklusif terhadap kejadian stunting pada anak di bawah dua tahun di Puskesmas Karangmojo II, Gunungkidul, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 55 ibu dengan anak usia 0-24 bulan yang dipilih secara accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner mengenai pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif dan stunting. Hasil analisis Chi-square menunjukkan hubungan signifikan antara pemberian ASI eksklusif dan kejadian stunting (p = 0,000). Dari 19 ibu yang memberikan ASI eksklusif, 14 anak tidak mengalami stunting, sementara dari 36 ibu yang tidak memberikan ASI eksklusif, 33 anak mengalami stunting. Pemberian ASI eksklusif berperan penting dalam pencegahan stunting, namun faktor lain seperti pendidikan, pekerjaan ibu, dan pengetahuan juga mempengaruhi kejadian stunting. Keterbatasan penelitian ini adalah desain cross-sectional dan sampel terbatas pada satu wilayah. Rekomendasi penelitian ini adalah meningkatkan edukasi tentang ASI eksklusif dan memberikan dukungan bagi ibu bekerja agar dapat menyusui dengan optimal.
Copyrights © 2025