Masa nifas merupakan periode kritis yang rentan terhadap gangguan mental seperti kecemasan dan stres postpartum. Pendekatan komplementer seperti pijat oksitosin menawarkan alternatif non-farmakologis yang potensial. Penelitian bertujuan menilai efektivitas pijat oksitosin dalam menurunkan tingkat kecemasan dan stres pada ibu nifas. Desain randomized controlled trial dengan pre-test dan post-test double-blind. Enam puluh responden dibagi acak ke dalam kelompok intervensi (pijat oksitosin 14 hari) dan kontrol. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan stres dengan Perceived Stress Scale (PSS-10). Analisis data menggunakan paired t-test dan independent t-test. Kelompok intervensi menunjukkan penurunan signifikan skor HARS (20,30 ± 0,36 menjadi 17,00 ± 0,37; p < 0,001) dan PSS (26,93 ± 0,39 menjadi 23,03 ± 0,38; p < 0,001) dibandingkan kelompok kontrol. Pijat oksitosin efektif melalui mekanisme peningkatan oksitosin endogen, penurunan kortisol, serta penguatan ikatan emosional. Pijat oksitosin efektif dan layak dipertimbangkan sebagai bagian dari layanan kesehatan postpartum. Studi lanjutan berbasis biomarker dan perluasan populasi diperlukan untuk memperkuat bukti.
Copyrights © 2025