Pembelajaran hybrid learning yang diterapkan pada sistem pembelajara masa pandemi Covid-19 menjadikan minat belajar siswa menurun. Hal ini berdampak pada hasil belajar siswa yang kurang optimal. Perlunya penggunaan media dengan menggunakan metode games agar menumbuhkan minat belajar siswa kembali. Sehingga hasil belajar kembali optimal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pembelajaran hybrid learning menggunakan Baamboozle terhadap hasil belajar dan minat belajar siswa SMP Negeri 25 Surabaya pada materi IPS masa penjajahan Belanda. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain Pre-Experimental Design dengan bentuk One-Group Pretest-Posttest-Design. Lokasi penelitian berada di SMP Negeri 25 Surabaya. Siswa kelas VIII merupakan populasi penelitian dan sampel penelitian yang diambil adalah kelas VIII-H yang sebanyak 34 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes soal pretest-posttest, angket minat belajar, dan lembar observasi. Teknik analisis dalam penelitian menggunakan uji normalitas, uji homegenitas, uji hipotesis, skor angket minat belajar, hasil lembar observasi. Adapun instrumen penelitian yang digunakan telah diuji validitas oleh para ahli dan uji validitas soal. Hasil penelitian yaitu (1) Hasil nilai pretest memperoleh nilai rata-ratanya sebesar 66,32. Sedangkan nilai rata-rata posttest yang diperoleh sebesar 85,15; (2) Hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji Paired Sample Test menghasilkan nilai Sig. sebesar 0.000 < 0.05, yang menunjukkan ditolaknya H0 dan diterimanya H1; (3) Nilai N-Gain meperoleh nilai rata-rata sebesar 0.56 yang termasuk dalam kategori "Sedang"; (4) Hasil angket minat belajar mengasilkan nilai persentase sebesar 62% dengan kategori "Sangat Tinggi" yang sejumlah 21 siswa dan sebesar 38% dengan kategori "Tinggi" yang sejumlah 13 siswa.
Copyrights © 2022