Penggunaan Media Sosial Instagram dalam fiture Instagram story saat ini tidak jauh dengan namanya self-disclosure. Pengungkapan diri (self-discolosure) seringkali membuat pencitraan diri yang menunjukan sisi positif dari pengguna akun instagram tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna Instagram Story mahasiswa FISIPOL UNESA sebagai pengguna instagram dan bagaimana mahasiswa berperilaku di Instagram Story bedasarkan makna yang dipahaminya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis dengan langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil pengamatan akun instagram milik mahasiswa FISIPOL UNESA ditemukan bahwa platform ini telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari mereka. Instagram Story tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai wadah untuk mengekspresikan diri, membangun identitas digital, dan berinteraksi secara sosial. Fleksibilitas fitur-fitur yang ditawarkan memungkinkan mahasiswa untuk memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari berbagi pengalaman pribadi hingga mengikuti tren yang sedang populer. Penelitian ini menyoroti betapa kompleks dan multifasetnya penggunaan Instagram Story oleh mahasiswa. Platform ini tidak hanya mencerminkan perkembangan teknologi, tetapi juga mencerminkan perubahan sosial dan budaya yang terjadi di kalangan generasi muda. Sebagai rekomendasi, penelitian ini menyarankan agar mahasiswa lebih bijak dalam menggunakan fitur Instagram Story dengan mempertimbangkan dampak terhadap citra diri dan interaksi sosial mereka. Selain itu, pengembangan literasi digital di kalangan mahasiswa perlu ditingkatkan untuk mendorong penggunaan media sosial yang lebih positif dan bertanggung jawab.
Copyrights © 2025