Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh citra merek dan kualitas produk terhadap loyalitas konsumen dengan keputusan pembelian sebagai variabel intervening pada konsumen minuman bersoda Coca-Cola di Majenang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner berbasis Google Form. Jumlah sampel sebanyak 100 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu konsumen berusia di atas 15 tahun yang pernah membeli Coca-Cola. Instrumen penelitian diuji menggunakan uji validitas dan reliabilitas, sedangkan analisis data dilakukan melalui analisis jalur (path analysis) untuk menguji pengaruh langsung maupun tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra merek berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan kualitas produk juga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dan loyalitas konsumen. Namun, citra merek dan keputusan pembelian tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen. Sementara itu, variabel keputusan pembelian tidak memediasi hubungan antara citra merek dan kualitas produk terhadap loyalitas konsumen. Temuan ini menunjukkan bahwa loyalitas konsumen Coca-Cola di Majenang lebih dipengaruhi oleh persepsi kualitas produk dibandingkan dengan citra merek atau pengalaman keputusan pembelian. Dengan demikian, perusahaan perlu mempertahankan dan meningkatkan kualitas produk sebagai strategi utama untuk menjaga loyalitas konsumen di tengah persaingan pasar minuman ringan yang semakin ketat. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa loyalitas konsumen Coca-Cola di Majenang lebih ditentukan oleh persepsi terhadap kualitas produk dibandingkan dengan citra merek atau pengalaman mereka dalam proses pengambilan keputusan pembelian. Dengan kata lain, konsumen lebih cenderung mempertahankan kesetiaannya karena kualitas produk yang konsisten dan sesuai dengan harapan, bukan semata karena faktor citra merek yang kuat.
Copyrights © 2026