Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia dan dunia. Upaya pengendalian penyakit ini sangat bergantung pada kinerja petugas kesehatan di fasilitas pelayanan tingkat pertama. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja petugas pelayanan TBC melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus berdasarkan hasil kajian literatur dari berbagai penelitian nasional dan internasional. Data diperoleh dari sepuluh penelitian yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir, terdiri atas lima studi nasional dan lima studi internasional. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap kinerja petugas meliputi kompetensi, motivasi kerja, dukungan supervisi, pelatihan, serta ketersediaan sarana dan prasarana. Selain itu, sistem manajemen, koordinasi lintas sektor, dan dukungan kebijakan juga berperan penting dalam peningkatan efektivitas program TBC di tingkat layanan primer. Studi ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja petugas TBC tidak hanya memerlukan penguatan kapasitas teknis, tetapi juga dukungan kelembagaan dan motivasi berkelanjutan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa optimalisasi kinerja petugas TBC melalui strategi peningkatan kompetensi dan dukungan organisasi sangat penting untuk mencapai target eliminasi TBC tahun 2030.
Copyrights © 2025