Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan sumber gizi terbaik bagi bayi selama enam bulan pertama kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan praktik pemberian ASI eksklusif di Posyandu Kelurahan Wek I, Kota Padang Sidempuan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional pada 38 ibu yang memiliki bayi berusia 0–24 bulan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Somer’s d. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki pengetahuan baik (47,4%) dan cukup (47,4%), namun praktik pemberian ASI eksklusif masih rendah (39,5%). Terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan sedang antara tingkat pengetahuan ibu dan praktik pemberian ASI eksklusif (p = 0,003; r = 0,414). Temuan ini menunjukkan bahwa pengetahuan yang baik belum tentu diikuti oleh praktik yang optimal; faktor dukungan keluarga, budaya, dan pekerjaan juga berperan penting dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif.
Copyrights © 2025