Pendidikan multikultural adalah strategi untuk menciptakan masyarakat yang harmonis dan inklusif, dengan menghargai beragam budaya, suku, agama, dan bahasa. Artikel ini bertujuan untuk mempelajari fungsi pendidikan multikultural sebagai upaya pencegahan terhadap intoleransi dan radikalisme yang kian merusak persatuan bangsa. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur yang mengandalkan berbagai sumber ilmiah, seperti jurnal, buku, dan penelitian sebelumnya. Penelitian mengindikasikan bahwa pendidikan multikultural tidak hanya mendalami keberagaman, tetapi juga membangun sikap saling menghormati, empati, dan toleransi di kalangan siswa. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai multikultural ke dalam kurikulum, proses pendidikan, dan kegiatan sekolah, siswa dipersiapkan untuk memiliki kemampuan berpikir kritis dan moderat yang memungkinkan mereka menolak ideologi radikal dan praktik intoleran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara konsisten menerapkan pendidikan multikultural dapat menjadi langkah pencegahan untuk membentuk karakter generasi muda yang memiliki jiwa pluralis, perspektif nasional, dan siap menghadapi tantangan globalisasi tanpa mengorbankan identitas budaya.
Copyrights © 2025