Konsumsi pemanis buatan secara berlebihan, termasuk natrium siklamat, dapat menimbulkan efek kesehatan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan menentukan kadar natrium siklamat pada minuman es doger yang dijual di Pasar Sentral Kabupaten Pinrang. Sebanyak tujuh sampel dikumpulkan dengan teknik purposive sampling. Deteksi dan kuantifikasi siklamat dilakukan menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan spektrofotometri UV–Vis. Hasil KLT menunjukkan seluruh sampel positif mengandung siklamat. Analisis kuantitatif menunjukkan kadar natrium siklamat berkisar 9,75 mg/L hingga 71,91 mg/L, seluruhnya masih berada di bawah batas maksimum yang ditetapkan (3000 mg/L). Hasil ini menunjukkan bahwa es doger yang dijual di pasaran masih berada pada batas aman konsumsi, meskipun terdapat variasi kadar antar pedagang sehingga diperlukan pengawasan rutin.
Copyrights © 2025