Fenomena perempuan merokok di Makassar menunjukkan dinamika sosial-budaya yang kompleks, terutama karena perilaku tersebut bertentangan dengan stereotipe yang melekat pada perempuan sebagai simbol kehormatan, moralitas, dan kesantunan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana perempuan perokok memaknai perilaku merokok, faktor yang memengaruhi pilihan mereka, serta bagaimana mereka menghadapi stigma dan norma budaya yang berlaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam kepada perempuan perokok di beberapa wilayah kota Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan perempuan untuk merokok dipengaruhi oleh pengalaman personal, pergaulan sosial, tekanan lingkungan, kondisi psikologis, serta akses terhadap informasi kesehatan, sementara stigma masyarakat mendorong sebagian perempuan merokok secara sembunyi-sembunyi. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan kesehatan masyarakat yang lebih sensitif gender dan budaya dalam upaya pencegahan perilaku merokok pada perempuan.
Copyrights © 2025