Integrasi Knowledge Management System (KMS) dalam dunia pendidikan kini menjadi strategi penting untuk meningkatkan mutu pembelajaran serta memperkuat kerja sama antar guru. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan KMS terhadap efektivitas pembelajaran dan kolaborasi guru di Sekolah Menengah Atas (SMA). Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data diperoleh melalui kuesioner skala Likert lima poin yang dibagikan kepada guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi KMS berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pembelajaran (β = 0,52; p < 0,01) serta kolaborasi guru (β = 0,36; p < 0,05). Efektivitas pembelajaran juga berpengaruh positif terhadap kolaborasi guru (β = 0,41; p < 0,01). Selain itu, terdapat pengaruh tidak langsung penerapan KMS terhadap kolaborasi melalui efektivitas pembelajaran sebagai variabel mediasi (β = 0,21; p < 0,05). Temuan ini menegaskan peran ganda KMS: meningkatkan efektivitas pengajaran sekaligus mendorong terbentuknya budaya kolaboratif di sekolah. Penelitian ini memperluas kajian literatur KMS di pendidikan menengah dan memberi rekomendasi praktis bagi sekolah dalam mengoptimalkan strategi digital untuk berbagi pengetahuan, kolaborasi, dan inovasi pembelajaran.
Copyrights © 2025