Proses presensi di Fakultas Komunikasi dan Informasi Universitas Garut yang masih bersifat semi-manual menimbulkan sejumlah kendala, seperti keterlambatan rekapitulasi, ketergantungan pada verifikasi manual oleh admin, serta potensi kesalahan input data. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi proses presensi melalui pendekatan Business Process Management dan metode streamlining, dengan menyederhanakan aktivitas yang non-produktif dan merancang ulang alur kerja yang lebih efektif. Metode yang digunakan mencakup Process Discovery, Process Analysis, serta Process Redesign, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dengan dosen, mahasiswa, dan admin akademik, studi dokumentasi, serta pemodelan menggunakan notasi Business Process Model and Notation. Hasil analisis menunjukkan adanya duplikasi input dan tidak tersedianya notifikasi otomatis untuk absensi dosen maupun jadwal pengganti. Model To-Be yang diusulkan meliputi integrasi fingerprint secara real-time ke dalam SIMAK, fitur unggah surat izin oleh mahasiswa, dan notifikasi otomatis melalui sistem. Model ini terbukti dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi beban kerja administratif, serta memperkuat transparansi presensi akademik.
Copyrights © 2025