CV Yumna Dress merupakan UMKM yang bergerak di bidang produksi busana muslim dan menghadapi permasalahan tingginya tingkat cacat produk. Penelitian ini bertujuan untuk merancang perbaikan kualitas produk menggunakan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Hasil identifikasi menunjukkan jenis cacat dominan adalah jahitan tidak rapi, kain berlubang, dan noda kain. Berada pada level sigma sebesar 3,83. Analisis menggunakan diagram Pareto, fishbone dan FMEA menunjukkan akar masalah berasal dari faktor manusia, khususnya kurangnya keterampilan menjahit. Usulan perbaikan berupa pelatihan, penyusunan SOP, dan Maintenance mesin jahit. Dengan tahap control simulasi menghasilkan peningkatan nilai sigma sebesar 0.26 dari 3,83 menjadi 4,09. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode Six Sigma DMAIC efektif dalam menurunkan cacat dan meningkatkan kapabilitas proses produksi.
Copyrights © 2025