Perencanaan anggaran biaya memegang peranan penting dalam keberhasilan proyek konstruksi, terutama dalam menghadapi fluktuasi harga material yang tidak menentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tiga alternatif Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan rumah tinggal tahun 2024 dengan menggunakan pendekatan Decision Analysis untuk menentukan alternatif paling efisien secara biaya. Metode yang digunakan meliputi Expected Monetary Value (EMV), Expected Value of Perfect Information (EVPI), Regret (Opportunity Loss), dan Hurwicz Criterion. Masing-masing alternatif dianalisis berdasarkan dua skenario harga, yaitu kondisi stabil dan kenaikan 1,64%, dengan probabilitas masing-masing sebesar 0,4 dan 0,6. Proses perhitungan dilakukan menggunakan perangkat lunak POM-QM for Windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa RAB 3 secara konsisten unggul dalam keempat metode, dengan nilai biaya terendah baik dari sisi ekspektasi, potensi kerugian, maupun kompromi optimisme-pesimisme. Nilai EVPI yang sama dengan EMV juga mengindikasikan bahwa keputusan yang diambil sudah optimal tanpa memerlukan informasi tambahan. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan metode decision analysis mampu memberikan dasar pengambilan keputusan anggaran yang objektif, sistematis, dan adaptif terhadap ketidakpastian pasar. Dengan demikian, penelitian ini semakin memperkuat penerapan decision analysis dalam manajemen biaya konstruksi berbasis probabilitas di Indonesia.
Copyrights © 2025