Banyak metode analisis yang telah digunakan untuk menetapkan kadar kafein pada bubuk kopi murni, salah satunya adalah spektrofotometri UV-Vis. Namun, latte merupakan kopi dalam bentuk cairan yang telah tercampur susu. Adanya perbedaan bentuk dan komposisi sediaan menyebabkan perlakuan sampel yang berbeda. Hal ini menjelaskan pentingnya validasi sebelum dilakukan analisis untuk meyakinkan bahwa metode yang digunakan sudah tepat. Tujuan penelitian ini adalah melakukan validasi metode analisis kadar kafein pada latte. Sampel yang digunakan adalah sediaan kopi latte dengan kriteria validasi yaitu akurasi, presisi, linearitas, rentang, dan spesifisitas. Pengujian validasi yang dilakukan menunjukkan hasil yang linier (r2 = 0,9927) pada rentang konsentrasi 8-16 ppm, presisi (RSD = 0,853%), akurat (Recovery = 106,263%), dan spesifik karena panjang gelombang maksimum sampel ± 2 nm dari panjang gelombang maksimum larutan baku (273 nm). Dapat diusulkan bahwa metode spektrofotometri UV-Vis untuk analisis kadar kafein pada kopi latte sebagai alternatif.Kata kunci: kafein, latte, spektrofotometri UV-Vis, validasi.
Copyrights © 2022