Keberadaan guru mengaji merupakan elemen dalam system pendidikan nasionalterutama pada pendidikan non formal. Jumlah sebanyak 7.387 guru mengaji diKabupaten telah banyak memberikan kontribusi dan pengabdian dalamkehidupan masyarakat. Perjuangan para guru mengaji selama ini bukan hal yangmudah. ditengah tanggung jawab dirinya untuk mengajarkan pendidikan agamapada masyarakat, mereka juga dihadapkan pada realitas upah gaji yang masihrendah meski pemerintah kabupaten Sumenep selama 3 tahun terakhir telahmengalokasikan anggaran Rp 6,7 miliar.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengambilsetting penelitian pada empat lokasi penelitian yaitu dikecamatan Bluto,Kecamatan Giligenting, Kecamatan Pasongsongan serta kecamatan Batangbatang..gune keperluan data, tm peneliti melakukan proses penggalian datamelalui wawancara, observasi dan dokumentasi.Adapun hasil penelitian yang diperoleh bantuan sosial untuk peningkatankesejahteraan guru mengaji di Kabupaten Sumenep selama ini cukup membantukebutuhan guru mengaji secara ekonomi. Namun bantuan tersebut sangat jauhdari kebutuhan pokok guru mengaji karena besaran bantuan selama ini masihrelative sangat kecil yang diberikan untuk setiap tahun hanya sebesar 1.200.000atau 100.000 per bulan. Rendahnya upah guru mengaji tentu menjadi penegasmasih rendahnya upaya dan komitmen pemerintah dalam peningkatkankompetensi guru mengaji dikabupaten Sumenep.
Copyrights © 2023