Abstrak — Banjir merupakan bencana yang kerap terjadi di berbagai wilayah, terutama di sekitar aliran sungai. Peningkatan volume air saat musim hujan sering kali menyebabkan kerugian material dan mengganggu aktivitas masyarakat. Salah satu kendala dalam mitigasi risiko banjir adalah belum tersedianya sistem peringatan dini yang cepat dan mudah diakses. Penelitian ini merancang sistem pemantauan ketinggian air berbasis Internet of Things (IoT) dengan fitur peringatan melalui aplikasi Telegram. Sistem menggunakan sensor ultrasonik untuk mendeteksi tinggi muka air secara realtime, lalu mengirimkan data ke platform Supabase sebagai media penyimpanan. Telegram digunakan sebagai antarmuka utama untuk menyampaikan peringatan otomatis saat ketinggian air melewati ambang batas, serta menyediakan perintah sederhana bagi pengguna untuk memeriksa status dan riwayat data. Berdasarkan hasil pengujian, sistem mampu memantau perubahan permukaan air dengan akurat dan memberikan respons notifikasi yang cepat. Sistem ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi banjir secara praktis dan efisien. Kata kunci— Banjir, Internet of Things, Peringatan Dini, Sensor Ultrasonik, Telegram, Supabase
Copyrights © 2025