Abstrak — Balai Pengembangan Mekanisasi Pertanian menghadapi tantangan dalam pengelolaan alat pertanian yang dipinjamkan kepada kelompok tani di Jawa Barat, khususnya terkait pemantauan penggunaan dan kondisi alat yang belum terintegrasi secara efektif. Untuk menjawab permasalahan ini, dikembangkan sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) yang memanfaatkan teknologi Global Positioning System (GPS) untuk pelacakan lokasi dan modul komunikasi GSM untuk pengiriman data secara real-time. Sistem ini dilengkapi sensor untuk mengukur tegangan AKI serta terhubung dengan platform web, sehingga memudahkan pengawasan jarak jauh dan perencanaan pemeliharaan. Metode pengujian dilakukan dengan mengukur akurasi GPS, tegangan AKI, dan kestabilan pengiriman data. Hasil uji menunjukkan akurasi GPS rata-rata sebesar 17,07 meter meskipun terdapat pengaruh lingkungan, selisih pengukuran tegangan AKI hanya 0,13 V, serta kemampuan modul GSM mengirimkan data konsisten setiap satu menit. Kesimpulannya, penerapan sistem ini mampu meningkatkan efisiensi penggunaan, mempermudah perawatan berkala, dan memperkuat pengawasan sehingga peralatan pertanian tetap optimal dan memiliki umur pakai lebih panjang. Kata kunci— alat pertanian, balai pengembangan mekanisasi, Global Positioning System, Internet of Things (IoT), sistem monitoring
Copyrights © 2025