Abstrak — Penelitian ini bertujuan mengembangkan baterai aluminium dengan katoda Silver Plated Copper (SPC) dan sistem elektrolisis berbasis panel surya untuk menghasilkan larutan alkaline sebagai elektrolit. Dua jenis larutan, KCl dan NaCl, diuji untuk melihat efektivitas peningkatan pH melalui proses elektrolisis. Hasil menunjukkan bahwa KCl lebih efektif dalam meningkatkan pH serta menghasilkan daya lebih tinggi dibandingkan NaCl. Larutan hasil elektrolisis ini digunakan dalam baterai aluminium untuk menguji performa secara langsung. Sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan sensor INA219 dan mikrokontroler ESP32 merekam data tegangan, arus, dan kapasitas secara real-time. Pengujian menunjukkan bahwa baterai dengan elektroda SPC mampu menghasilkan tegangan rata-rata sebesar 1,87 V dan kapasitas total 25,018 mAh selama 17 jam. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi antara elektrolit KCl, elektroda SPC, dan pemantauan IoT dapat menjadi alternatif solusi energi yang efisien, ramah lingkungan, dan cocok untuk aplikasi energi skala kecil. Kata kunci: baterai aluminium, silver plated copper, elektrolisis, IoT, elektrolit alkaline, panel surya.
Copyrights © 2025