Dampak negatif baterai konvensional terhadap lingkungan dan kesehatan mendorong kebutuhan mendesak akan teknologi penyimpanan energi yang aman dan berkelanjutan. Penelitian ini menjawab tantangan tersebut dengan mengembangkan purwarupa baterai AluminiumTembaga (Al-Cu) ramah lingkungan yang inovatif. Keunikan sistem ini terletak pada penggunaan elektrolit Kalium Hidroksida (KOH) yang diproduksi mandiri melalui proses elektrolisis larutan KCl, dengan sumber energi terbarukan dari tenaga surya. Untuk validasi kinerja, sistem ini diintegrasikan dengan pemantauan berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32 dan sensor INA219 yang memantau tegangan dan arus secara real-time. Hasil penelitian menunjukkan keberhasilan proses elektrolisis dalam menghasilkan elektrolit KOH dengan pH 12.5. Purwarupa baterai yang terdiri dari anoda Tembaga (Cu) dan katoda Aluminium (Al) ini terbukti fungsional, mampu menyalakan beban seperti motor DC dan kipas. Baterai ini memiliki kapasitas terukur sebesar 33.35mAh dengan tegangan kerja rata-rata 1.9V. Sistem monitoring IoT yang diterapkan berhasil diimplementasikan untuk akuisisi dan visualisasi data kinerja baterai secara akurat. Kata Kunci: Baterai Al-Cu, Elektrolisis, Energi Terbarukan, IoT, Tenaga Surya, KOH
Copyrights © 2025