Background: Cellulitis is an acute bacterial infection of the skin and subcutaneous tissue characterized by pain, swelling, and warmth. It can cause high morbidity and worsen the patient's quality of life. Pain in cellulitis arises from the inflammatory process that activates nociceptors and increases nerve sensitivity. One non-pharmacological therapy for pain reduction is a cold compress using 0.9% NaCl, which works through vasoconstriction, edema reduction, and local analgesic effects. Purpose: To evaluate the effectiveness of cold compress therapy using NaCl solution in reducing pain levels in cellulitis. Method: This was a case study using an Evidence-Based Nursing Practice approach in one patient with cellulitis who met the inclusion criteria. The intervention, a cold compress with 0.9% NaCl, was applied for 10-20 minutes for three consecutive days. Pain was measured before and after the procedure using the Numeric Rating Scale (NRS). Results: There was a consistent decrease in pain intensity: on the first day, the pain decreased from a 7 to a 6, on the second day, from a 6 to a 5, and on the third day, from a 5 to a 4. Furthermore, patients reported reduced heat and swelling, and increased comfort after therapy. Conclusion: Cold compresses using 0.9% NaCl have been shown to be effective in reducing pain in cellulitis patients through vasoconstriction, decreased nerve activity, and reduced edema. Keywords: Cellulitis; Cold Compress; Pain. Pendahuluan: Selulitis adalah infeksi bakteri akut pada kulit dan jaringan subkutan yang ditandai dengan nyeri, pembengkakan, dan rasa hangat, serta dapat menyebabkan morbiditas tinggi dan memperburuk kualitas hidup pasien. Nyeri pada selulitis muncul akibat proses inflamasi yang mengaktifkan nosiseptor dan meningkatkan sensitivitas saraf. Salah satu terapi non farmakologis untuk mengurangi nyeri adalah kompres dingin menggunakan NaCl 0.9% yang bekerja melalui vasokonstriksi, penurunan edema, dan efek analgesik lokal. Tujuan: Untuk mengevaluasi efektivitas terapi kompres dingin berupa cairan NaCl dalam menurunkan skala nyeri pada selulitis Metode: Studi kasus yang menggunakan pendekatan Evidence Based Nursing Practice pada satu pasien selulitis yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi berupa kompres dingin NaCl 0.9% diberikan selama 10-20 menit selama tiga hari berturut-turut. Pengukuran nyeri dilakukan sebelum dan sesudah tindakan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil: Terdapat penurunan intensitas nyeri yang konsisten: hari pertama dari skala 7 menjadi 6, hari kedua dari 6 menjadi 5, dan hari ketiga dari 5 menjadi 4. Selain itu, pasien melaporkan berkurangnya rasa panas, pembengkakan, serta peningkatan kenyamanan setelah terapi. Simpulan: Kompres dingin menggunakan NaCl 0,9% terbukti efektif dalam menurunkan nyeri pada pasien selulitis melalui mekanisme vasokonstriksi, penurunan aktivitas saraf, dan pengurangan edema. Kata Kunci : Kompres Dingin; Nyeri; Selulitis.
Copyrights © 2025