Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi keuangan syariah masyarakat di Kota Medan serta implikasinya terhadap pemahaman dan minat terhadap produk perbankan syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap masyarakat pengguna dan calon pengguna bank syariah, serta pihak lembaga keuangan dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan syariah masyarakat Medan masih berada pada kategori menengah. Pemahaman masyarakat lebih kuat pada aspek religius dibandingkan aspek teknis seperti prinsip akad, sistem bagi hasil, dan mekanisme transaksi. Faktor yang memengaruhi tingkat literasi antara lain tingkat pendidikan, religiositas, akses informasi digital, dan efektivitas kegiatan literasi berbasis komunitas. Pendekatan berbasis komunitas, seperti pengajian dan lembaga pendidikan Islam, terbukti lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kepercayaan terhadap perbankan syariah dibandingkan pendekatan formal. Dengan demikian, literasi keuangan syariah berperan penting dalam memperkuat inklusi keuangan Islam di tingkat lokal dan membangun kesadaran masyarakat terhadap sistem ekonomi yang berkeadilan dan beretika.
Copyrights © 2025