The International Journal of Pegon Islam Nusantara Civilization
Vol 15 No 02 (2025): Jejak Pemikiran Islam dan Tradisi Lokal Keagamaan

Rekonstruksi Teks dan Identifikasi Naskah

Hafidhuddin, Ahmad (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Nov 2025

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelestarian naskah kuno sebagai sumber pengetahuan dan sejarah intelektual Islam di Nusantara. Salah satu naskah yang merepresentasikan hal tersebut adalah Manakib Abdul Qadir al-Jaelani (kode KBN 225), yang ditulis dalam bahasa Jawa menggunakan aksara Arab Pegon dan tersimpan di repositori digital DREAMSEA. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek kodikologi dan tekstologi naskah tersebut guna memahami karakter fisik serta isi ajaran yang terkandung di dalamnya. Metode yang digunakan adalah pendekatan filologi deskriptif dengan analisis kodikologi untuk menelaah bahan, bentuk tulisan, serta kondisi fisik naskah, dan analisis tekstologi untuk mengungkap struktur, bahasa, serta konteks ajaran yang disampaikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa naskah ini merupakan salinan pesantren abad ke-20 yang digunakan dalam tradisi manakiban, berfungsi sebagai media dakwah dan pendidikan spiritual. Secara tekstologis, teks ini menggambarkan perpaduan antara ajaran tasawuf Syekh Abdul Qadir al-Jaelani dan budaya religius masyarakat Jawa. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya upaya digitalisasi dan kajian lanjutan terhadap naskah-naskah Pegon lain sebagai bagian dari pelestarian khazanah keislaman Nusantara. This research is motivated by the importance of preserving ancient manuscripts as valuable sources of Islamic intellectual and cultural history in the Indonesian archipelago. One of the manuscripts that represents this tradition is Manakib Abdul Qadir al-Jaelani (catalogue code KBN 225), written in Javanese using the Arabic-Pegon script and preserved in the DREAMSEA digital repository. This study aims to examine the codicological and textological aspects of the manuscript to understand its physical characteristics and the spiritual teachings contained within. The research employs a descriptive philological approach, using codicological analysis to study the material, script, and physical condition of the manuscript, and textological analysis to explore its structure, language, and contextual meaning. The findings reveal that the manuscript is a pesantren copy from the early twentieth century, used in manakiban rituals as a medium for da’wah and spiritual education. Textologically, it reflects the synthesis between the Sufi teachings of Shaykh Abdul Qadir al-Jaelani and the religious culture of Javanese society. The implication of this study emphasizes the necessity of continued digital preservation and further research on Pegon manuscripts as part of safeguarding the Islamic intellectual heritage of the Nusantara.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

INC

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Astronomy Social Sciences Other

Description

This journal specialized academic journal dealing with the theme of religious civilization and literature in Indonesia and Southeast Asia. The subject covers textual and fieldwork studies with perspectives of philosophy, philology, sociology, antropology, archeology, art, history, and many more. ...