Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah lima tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Puskesmas Trimuris Kabupaten Mamberamo Raya. Jenis penelitian analitik kuantitatif dengan desain cross sectional study.Populasi pada penelitian keluarga yang memiliki balita yang berada di wilayah Puskesmas Trimuris dan sampel penelitian berjumlah 80 sampel. Sampel diambil secara simple random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat (uji chi square) dengan derajat kemaknaan (p) 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 45 responden (56,3%) dengan pengetahuan kurang, 33 responden (41,2%) tidak memenuhi syarat air bersih, 47 responden (58,8%) tidak cuci tangan pakai sabun, 48 responden (60,0%) tidak memenuhi syarat jamban sehat, 46 respoden (57,5%) tidak mendapatkan dukungan keluarga, 38 responden (47,5%) memiliki kesulitan menuju akses pelayanan kesehatan. Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu (P=0,002), Air bersih (P=0,001), Cuci tangan pakai sabun (P=0,001), jamban sehat (P=0,001), dukungan keluarga (P=0,001), dan akses pelayanan kesehatan (P=0,001) dengan kejadian stunting pada balita di wilayah Puskesmas Trimuris Kabupaten Mamberamo Raya.
Copyrights © 2025