Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat mengakibatkan kebutuhan listrik khususnya di Indonesia pun semakin meningkat. Berdasarkan data kementrian energi dan sumber daya mineral republik Indonesia tercatat, konsumsi listrik rata-rata setiap individu di Indonesia mencapai 1.285kWh/kapita pada tahun 2023, angka tersebut meningkat dari 1.173kWh/kapita pada tahun 2022. Selain kebutuhan listrik, kondisi geografis Indonesia memberikan peluang besar untuk pemanfaatan energi angin. Sebagai negara kepulauan, Indonesia berada di posisi yang strategis untuk mengembangkan sumber energi alternatif, termasuk tenaga angin. Adapun turbin ventilator atap yang digunakan untuk mengeluarkan udara panas, asap dan dapat juga difungsikan sebagai ventilasi udara yang digerakkan oleh angin pada sebuah hunian dapat dimanfaatkan sebagai turbin penggerak generator listrik. Pada penelitian ini, ventilator atap digunakan sebagai media penangkap angin untuk menggerakkan turbin yang dapat menghasilkan energi kinetik berupa putaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi sistem meningkat signifikan seiring bertambahnya daya input, mencapai lebih dari 50% pada pengujian dengan daya input yang lebih tinggi. Selain itu, hasil menunjukan adanya korelasi positif yang kuat antara kecepatan putar generator dan tegangan listrik yang dihasilkan. Semakin cepat turbin berputar, semakin tinggi pula tegangan outputnya. teknologi ini dapat menjadi sumber energi alternatif yang efektif untuk memenuhi kebutuhan listrik skala kecil di rumah tangga.
Copyrights © 2025