Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen seni pertunjukan pada pergelaran Wayang Orang Ngesti Pandowo di Semarang. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi, melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem manajemen yang diterapkan bersifat hibrid, menggabungkan nilai tradisional dan prinsip manajemen modern. Lima fungsi manajemen (perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pelaksanaan, dan pengawasan) dijalankan secara kolektif dan berbasis komunitas. Faktor pendukung utama antara lain dedikasi seniman, dukungan pemerintah, dan pemanfaatan media digital. Namun, tantangan yang dihadapi mencakup regenerasi seniman, dokumentasi administrasi, dan promosi digital yang belum optimal. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas manajerial dan strategi pelestarian berbasis teknologi agar kelompok seni ini mampu beradaptasi dan berkelanjutan di era modern.Kata Kunci; manajemen seni pertunjukan, wayang orang, Ngesti Pandowo, budaya tradisional, Semarang
Copyrights © 2025