Latar Belakang : Dari data yang diperoleh dari Kemenkes RI menyatakan bahwa pada tahun 2018 konsumsi buah dan sayur di Indonesia pada penduduk yang berusia >5 tahun dengan konsumsi buah dan sayur kurang dari 5 porsi per hari dalam seminggu mencapai 95,5%, Berdasarkan hasil studi pendahuluan pada siswa siswi -siswa siswi Kelas V di SD Negeri Wirokerten, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta dipilih sebanyak 10 siswa siswi secara acak, diketahui siswa siswi kurang mengonsumsi buah dan sayur sebanyak 70%. Kategori kurang jika konsumsi buah < 2 kali/hari dan sayur < 3 kali/hari. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan ketersediaan buah dan sayur dengan konsumsi buah dan sayur pada siswa SD Negeri Wirokerten, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta Metode : Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif desain croos sectional, instrument penelitian dengan kuesioner terstruktur . Populasi dalam penelitian ini adalah siswa siswi Kelas V SD Negeri Wiroketen Banguntapan, Bantul, Yogyakarta yang berjumlah 46 siswa siswi, teknik sampling menggunakan total sampling, analisis data menggunakan uji chi square. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan ada hubungan antara pengetahuan gizi siswa (p=0,004) dengan perilaku konsumsi buah dan sayur, ada hubungan antara ketersediaan buah dan sayur (p=0,031) dengan perilaku konsumsi buah dan sayur Kesimpulan : Ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku konsumsi buah dan sayur, dan ketersediaan buah dan sayur di rumah dengan perilaku konsumsi buah dan sayur pada siswa di SDN Wirokerten, Banguntapan Bantul, Yogyakarta.
Copyrights © 2025