Revolusi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pendidikan bahasa, khususnya melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI). Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi implementasi AI dalam pembelajaran bahasa dengan menekankan pada inovasi teknologi, efektivitas pedagogis, serta tantangan yang dihadapi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus multiple dan analisis fenomenologi, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, focus group discussion, serta analisis dokumen kebijakan dan praktik lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI, seperti chatbot linguistik, automated writing evaluation, dan integrasi AI dalam learning management system (LMS), meningkatkan keterlibatan mahasiswa, mempercepat akuisisi bahasa, serta memperbaiki keterampilan menulis. Namun, peran pendidik tetap krusial dalam memberikan arahan, validasi, dan konteks pembelajaran. Kendala utama meliputi keterbatasan infrastruktur, literasi digital, serta risiko bias algoritmik. Penelitian ini menegaskan bahwa AI berpotensi besar menjadi mitra pedagogis yang mendukung personalisasi pembelajaran bahasa, asalkan diintegrasikan dengan strategi pedagogis yang tepat, etika penggunaan, serta dukungan kebijakan pendidikan yang memadai.
Copyrights © 2025