Penelitian ini mengkaji peran pedagang Islam dalam perkembangan peradaban di kawasan Asia Tenggara sejak abad ke-7 Masehi hingga era modern. Menggunakan metode studi pustaka, penelitian ini menganalisis bagaimana jalur perdagangan maritim menjadi media utama penyebaran Islam yang membawa transformasi signifikan dalam aspek ekonomi, politik, keagamaan, dan sosial-budaya masyarakat Asia Tenggara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para pedagang Muslim dari Arab, Persia, dan India tidak hanya melakukan aktivitas perdagangan, tetapi juga menyebarkan ajaran Islam secara damai dan akomodatif terhadap budaya lokal. Proses islamisasi yang intensif antara abad ke-12 hingga ke-16 melahirkan kerajaan-kerajaan Islam seperti Samudra Pasai, Malaka, dan Aceh yang menjadi pusat penting perkembangan politik dan intelektual Islam. Pengaruh Islam mengubah sistem kepercayaan masyarakat dari dinamisme-animisme menjadi monoteisme, membentuk integrasi ekonomi regional yang berlanjut hingga terbentuknya ASEAN, serta menciptakan corak budaya Islam yang moderat dan inklusif yang berpadu dengan tradisi lokal. Penelitian ini menegaskan bahwa Islam tidak hanya menjadi agama mayoritas, tetapi juga kekuatan pembentuk identitas dan peradaban masyarakat Asia Tenggara hingga saat ini
Copyrights © 2025