Remaja berada dalam fase pertumbuhan dan perkembangan yang cepat secara fisik, psikologis, intelektual, sosial, dan seksual. Hal ini menyebabkan rasa ingin tahu yang besar dan kecenderungan mengambil risiko tanpa pertimbangan yang cukup. Hal ini mengarah pada berbagai konsekuensi termasuk IMS dan kehamilan yang tidak diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan efektivitas pendidikan kesehatan reproduksi dengan media cetak dan media elektronik terhadap tingkat pengetahuan remaja putri. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan dua kelompok perlakuan tanpa kelompok kontrol. Total sampel yang diambil adalah 60 remaja, yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Setiap kelompok perlakuan diberikan perlakuan dengan media yang berbeda, yaitu media cetak dan media elektronik, yang terdiri dari 60 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pre dan post dan kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank dengan tingkat signifikansi p<0,005. Kemudian akan dilihat effect Size nya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas jenis media cetak dan media elektronik terhadap Tingkat pengetahuan memiliki nilai signifikansi yang sama p=0,000 (<0,005) dengan eff size 0,030. Kesimpulan dari penelitian ini menyetakan bahwa jenis media elektronik lebih efektif untuk meningkatkan pengetahuan dibandingkan dengan jenis media cetak, karena media elektronik yang lebih interaktif dan dinamis, serta lebih mudah diakses oleh remaja putri di era digital saat ini.
Copyrights © 2025