Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hilangnya musyawarah dalam konflik antara mahasiswa Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) di Universitas Negeri Medan (Unimed). Konflik ini berdampak negatif terhadap kehidupan kampus, mengganggu aktivitas akademik, merusak hubungan sosial, dan mencoreng citra universitas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan mahasiswa yang terlibat atau memiliki informasi relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hilangnya musyawarah disebabkan oleh komunikasi yang tersumbat, polarisasi opini, ketidakpercayaan, dan kurangnya fasilitasi yang efektif. Upaya penyelesaian konflik yang dilakukan oleh pihak universitas dan organisasi kemahasiswaan belum sepenuhnya berhasil. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan peningkatan komunikasi, penguatan peran organisasi kemahasiswaan, pendidikan perdamaian, pembentukan tim mediasi independen, dan penegakan hukum yang adil untuk mencegah konflik serupa di masa depan dan membangun kembali kepercayaan di antara mahasiswa Unimed.
Copyrights © 2025