Fenomena siswa yang sering datang terlambat ke sekolah merupakan salah satu permasalahan klasik dalam dunia pendidikan yang berkaitan erat dengan disiplin, tanggung jawab, dan kesadaran belajar. Kajian ini berupaya menelaah persoalan tersebut dari perspektif filsafat pendidikan, khususnya melalui pendekatan ontologis dan epistemologis. Secara ontologis, fenomena keterlambatan dipahami sebagai realitas eksistensial siswa dalam konteks hubungan antara individu, lingkungan, dan sistem pendidikan. Sementara itu, secara epistemologis, artikel ini membahas bagaimana pengetahuan tentang penyebab dan solusi keterlambatan dapat diperoleh, divalidasi, dan digunakan oleh pendidik untuk membentuk karakter disiplin siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa keterlambatan bukan sekadar tindakan individual yang bersifat kebiasaan, melainkan manifestasi dari struktur kesadaran, nilai, dan konteks sosial yang lebih luas. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam terhadap hakikat keberadaan (ontologi) dan cara mengetahui (epistemologi) sangat penting dalam membangun pendekatan pendidikan yang lebih reflektif dan transformative.
Copyrights © 2025