Penelitian ini membahas implementasi pembelajaran tari sebagai strategi untuk meningkatkan kreativitas dan kemampuan motorik anak usia dini. Pembelajaran tari digunakan sebagai media yang memungkinkan anak bereksplorasi melalui gerak, mengekspresikan emosi, serta mengembangkan imajinasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa aktivitas tari, seperti gerakan ritmis, koordinasi tubuh, dan ekspresi kreatif, berkontribusi pada peningkatan motorik kasar dan halus, integrasi sensori, serta perkembangan kognitif–emosional. Selain itu, pembelajaran berbasis tari mendorong kreativitas anak melalui variasi gerak, permainan simbolik, dan respons terhadap rangsangan musik maupun visual. Temuan menunjukkan bahwa implementasi tari dapat memperkaya pengalaman belajar dan mendukung perkembangan anak secara holistik. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pendidik dalam merancang program pembelajaran yang mengoptimalkan kreativitas dan kemampuan motorik anak usia dini melalui aktivitas tari.
Copyrights © 2025