Penelitian ini membahas analisis kinerja dua strategi modulasi pulsa lebar (PWM), yaitu Phase Opposition Disposition PWM (PODPWM) dan Alternate Phase Opposition Disposition PWM (APODPWM), dalam upaya meminimalkan Total Harmonic Distortion (THD) pada sistem inverter tiga fasa. Simulasi dilakukan menggunakan MATLAB/Simulink dengan parameter identik untuk kedua metode, mencakup tegangan DC sebesar 100 V, frekuensi pembawa 5 kHz, dan beban R–L. Analisis dilakukan terhadap bentuk gelombang keluaran, spektrum harmonisa, dan nilai THD berdasarkan hasil Fast Fourier Transform (FFT). Hasil menunjukkan bahwa metode APODPWM secara konsisten menghasilkan nilai THD yang lebih rendah dibandingkan PODPWM pada seluruh rentang indeks modulasi. Pada Ma=1.0, THD PODPWM mencapai 10%, sedangkan APODPWM hanya 8,3%. Setelah diterapkan filter LC (L = 5 mH, C = 22 μF), nilai THD menurun drastis menjadi 2,1% untuk PODPWM dan 1,2% untuk APODPWM, memenuhi batas standar IEEE Std. 519-2014. Selain itu, APODPWM menunjukkan bentuk gelombang keluaran yang lebih halus dan nilai RMS tegangan yang lebih tinggi, menandakan efisiensi konversi daya yang lebih baik. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa strategi APODPWM lebih unggul dalam menghasilkan kualitas daya yang tinggi pada inverter tiga fasa dan dapat diimplementasikan secara efektif pada sistem penggerak motor, konversi energi terbarukan, serta kendaraan listrik.
Copyrights © 2025