Energi surya merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang berpotensi besar, namun intensitas cahaya yang diterima panel fotovoltaik dipengaruhi oleh perubahan posisi matahari sepanjang hari. Untuk mengoptimalkan penyerapan energi, penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem solar tracker dual axis berbasis Internet of Things (IoT) dengan metode Fuzzy Logic Controller (FLC) Mamdani. Sistem ini menggunakan empat sensor LDR sebagai pendeteksi arah cahaya, sensor BH1750 untuk mengukur intensitas cahaya, serta sensor INA219 untuk memantau tegangan, arus, dan daya keluaran panel surya. Mikrokontroler ESP32 berfungsi sebagai pusat kendali yang memproses data dari seluruh sensor dan menggerakkan motor DC melalui driver BTS7960 agar panel selalu menghadap ke arah datangnya cahaya matahari. Data pengukuran ditransmisikan melalui protokol MQTT dan divisualisasikan pada Node-RED Dashboard, sehingga sistem dapat dipantau secara real-time maupun jarak jauh secara praktis. Hasil implementasi menunjukkan bahwa solar tracker dual axis dengan kontrol fuzzy Mamdani mampu mengikuti pergerakan matahari secara efektif. Hal ini dibuktikan pada pengukuran terbaik tanggal 17 Agustus pukul 09.00 dengan tegangan 18,42 V, arus 2,71 A, daya 49,918 W, serta intensitas cahaya 164.000 lux dengan posisi tracker pada sudut elevasi 45° dan azimuth 76°. Integrasi IoT dan Node-RED mendukung pemantauan yang efisien, sehingga sistem ini berpotensi meningkatkan kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di wilayah tropis seperti Indonesia
Copyrights © 2025