Penelitian ini merupakan tinjauan sistematis terhadap pengembangan serat nanofiber berbasis Poly(vinyl) alcohol (PVA) yang dimodifikasi dengan ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.) dan daun sirsak (Annona muricata L.) sebagai inovasi bahan aktif untuk perawatan jerawat (acne treatment). Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), studi ini mengidentifikasi artikel-artikel ilmiah dari berbagai basis data (Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan lainnya) dalam rentang 10 tahun terakhir yang membahas sintesis nanofiber, teknologi elektrospinning, dan aplikasi bahan alam sebagai antibakteri. Hasil kajian menunjukkan bahwa daun pepaya dan daun sirsak mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, dan acetogenin yang bersifat anti-inflamasi, antioksidan, serta antibakteri. Kombinasi kedua ekstrak tersebut dalam matriks PVA melalui teknik elektrospinning berpotensi menghasilkan serat nanofiber dengan karakteristik fisikokimia yang mendukung efektivitas terapi topikal jerawat. Studi ini merekomendasikan kelanjutan pengembangan formulasi dan pengujian in vitro/in vivo guna memastikan keamanan dan efikasi nanofiber berbahan dasar alami untuk aplikasi dermatologis berkelanjutan.
Copyrights © 2025