Pengasapan ikan bandeng (Chanos chanos) tanpa duri merupakan penerapan diversifikasi atau penganekaragaman produk hasil perikanan sebagai upaya meningkatkan konsumsi ikan masyarakat. Penganekaragaman produk olahan hasil perikanan untuk meningkatkan permintaan dan menciptakan alternatif bagi pengolah hasil perikanan untuk mengembangkan usaha sehingga menambah penghasilan yang dapat dijadikan usaha rumahan. Bandeng adalah ikan air payau yang populer di Asia Tenggara termasuk Indonesia. Dijuluki “ikan rakyat” karena harganya terjangkau, bandeng memiliki tekstur daging yang lembut dan rasa gurih alami. Manfaat kesehatan dari ikan bandeng yaitu : menyehatkan jantung, mendukung pertumbuhan anak, mencegah osteoporosis, meningkatkan kualitas tidur, dan menyehatkan kulit. Pelatihan yang diberikan dalam rangka mendukung pengembangan produksi Usaha Kecil Mikro tetap memiliki semangat dan motivasi tinggi penggerak perubahan dalam mengembangkan produk olahan yang memiliki potensi ekonomi dan tetap menjaga ekosistem. Tujuan kegiatan pelatihan pengabdian kepada masyarakat pengolahan bandeng asap adalah untuk menyiapkan kelompok pelaku usaha mikro yang mampu dan bisa mengolah bandeng asap sebagai alternatif mata pencaharian sekaligus untuk pemenuhan kebutuhan protein tinggi dan peningkatan pendapatan masyarakat. Pelatihan dilaksanakan di Desa Natai Sedawak Kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara Provinsi Kalimantan Tengah. Hasil pengabdian kepada masyarakat yaitu : 1) kegiatan pelatihan program : tingkat pengetahuan masyarakat 75% dari peserta/masyarakat, dan tingkat pengetahuan masyarakat 80% sudah mengetahui dan teknik pengolahan bandeng asap 2). Pendampingan : masyarakat merasakan puas 85% terhadap pendampingan yang diberikan, dan 65% mengharapkan pendampingan lanjutan, 3). Pelatihan : 85% masyarakat sudah menguasai dan bisa menerapkan penggunaan pengolahan bandeng asap, 25% ragu-ragu menerapkan pengolahan bandeng asap, dan 5% masyarakat
Copyrights © 2025