Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Return on Assets (ROA), Net Profit Margin (NPM), dan Current Ratio (CR) terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2024. Sektor ini merupakan kontributor utama terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, namun mengalami fluktuasi akibat meningkatnya biaya bahan baku, inflasi, serta perubahan perilaku konsumen di era pascapandemi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan teknik purposive sampling yang melibatkan 22 perusahaan yang memenuhi kriteria. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan tahunan yang dipublikasikan di situs resmi BEI. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan bantuan SPSS versi 26, yang diawali dengan uji asumsi klasik untuk memastikan validitas model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA dan NPM berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba, sedangkan CR berpengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,621. Hasil ini mengindikasikan bahwa efisiensi aset dan margin laba yang optimal merupakan faktor utama pendorong pertumbuhan laba, sedangkan likuiditas yang berlebihan dapat menurunkan efisiensi modal kerja.
Copyrights © 2025