Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perputaran kas dan perputaran piutang terhadap profitabilitas pada perusahaan konstruksi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif asosiatif. Sampel penelitian terdiri dari 6 perusahaan konstruksi yang dipilih melalui teknik purposive sampling dengan total 36 observasi data laporan keuangan tahunan. Variabel independen dalam penelitian ini adalah perputaran kas (X₁) dan perputaran piutang (X₂), sedangkan variabel dependennya adalah profitabilitas (Y) yang diukur menggunakan Return on Assets (ROA). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS 22 serta uji asumsi klasik, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perputaran kas berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas (t = 3,179; Sig. = 0,025) dan perputaran piutang juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas (t = 6,421; Sig. = 0,000). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas (F = 20,695; Sig. = 0,000) dengan nilai koefisien determinasi R² = 0,131, yang berarti bahwa 13,1% variasi profitabilitas dapat dijelaskan oleh perputaran kas dan perputaran piutang. Secara teoritis, hasil penelitian ini memperkuat teori manajemen keuangan tentang pentingnya pengelolaan aset lancar dalam meningkatkan efisiensi dan profitabilitas perusahaan. Secara praktis, penelitian ini memberikan implikasi bahwa manajer keuangan pada perusahaan konstruksi perlu meningkatkan efisiensi perputaran kas dan piutang untuk menjaga likuiditas serta memaksimalkan laba perusahaan.
Copyrights © 2025