Sistem load balancing merupakan komponen penting dalam menjaga kinerja dan ketersediaan layanan pada infrastruktur jaringan berskala besar, namun banyak implementasi yang masih menggunakan algoritma statis seperti Round Robin yang belum mampu menyesuaikan kondisi kesehatan server dan latensi jaringan secara real-time, sehingga berpotensi meningkatkan latensi dan downtime ketika salah satu server mengalami gangguan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem Layer-7 Load Balancer berbasis Geo-Aware Failover dengan perhitungan Exponential Weighted Moving Average (EWMA) sebagai solusi untuk meningkatkan stabilitas distribusi beban, reliabilitas layanan, serta pengambilan keputusan adaptif pada lingkungan multi-region. Implementasi dilakukan menggunakan OpenResty (Nginx + LuaJIT) yang dilengkapi modul deteksi lokasi pengguna, pemeriksaan kesehatan backend, dan pembaruan nilai latensi secara berkelanjutan. Pengujian performa dan reliabilitas dilakukan menggunakan Apache JMeter dan PyTest dalam skenario normal, failover, dan failback. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mempertahankan waktu respons rata-rata pada rentang 208–300 ms, transisi failover kurang dari 1 detik, serta tingkat ketersediaan layanan di atas 99%, dengan peningkatan performa yang lebih baik dibandingkan metode Round Robin konvensional. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi berupa pengembangan mekanisme load balancing adaptif berbasis lokasi dan latensi yang dapat meningkatkan performa, kontinuitas layanan, dan kemampuan adaptif pada arsitektur layanan berbasis web berskala global.
Copyrights © 2025