Perpaduan antara adat istiadat Lampung Pepadun dan pengaruh Islam telah menciptakan suatu fenomena unik dalam tradisi perkawinan masyarakat Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana corak Islam terintegrasi dalam adat perkawinan Pepadun dan bagaimana keduanya saling mempengaruhi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi langsung. Sebanyak 15 narasumber yang terdiri dari tokoh adat, tokoh agama, dan pasangan yang telah melangsungkan pernikahan menurut adat Pepadun diwawancarai untuk mendapatkan data yang akurat dan komprehensif. Teknik analisis data dilakukan dengan cara triangulasi dan analisis tematik untuk memastikan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur-unsur seperti pernikahan jujur, bentuk perkawinan Semanda, dan sanggar pernikahan pineng ngerabung merupakan manifestasi dari integrasi corak Islam dalam adat Pepadun. Temuan ini menegaskan bahwa hubungan antara Islam dan budaya Lampung adalah simbiosis dan saling memperkaya, menghasilkan budaya sinkretis yang unik. Kesimpulannya, pengaruh Islam dalam adat perkawinan Lampung Pepadun tidak menghilangkan identitas asli budaya Lampung, melainkan memperkaya khazanah budaya lokal. Harapannya, penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pengembangan studi lebih lanjut tentang interaksi antara agama dan budaya lokal serta mempromosikan pemahaman yang lebih baik tentang kekayaan budaya Indonesia.
Copyrights © 2025