Paduan aluminium Al-Mg-Si dikenal sebagai material struktural ringan dengan ketahanan korosi yang tinggi dan kemampuan penguatan melalui mekanisme presipitasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi kimia aktual serta implikasi metalurgi dari paduan Al–Mg-Si yang diproduksi menggunakan metode squeeze casting. Proses pengecoran dilakukan pada temperatur peleburan 850 °C, temperatur cetakan 300 °C, dan tekanan 76 MPa selama 10 menit, kemudian dilakukan perlakuan homogenisasi. Pengujian komposisi kimia menggunakan metode Optical Emission Spectroscopy (OES) dilakukan pada dua titik sampel (atas dan bawah) untuk menilai keseragaman distribusi unsur. Hasil analisis menunjukkan bahwa kandungan Mg (1,06%) dan Si (0,63%) berada dalam rentang nilai yang ditargetkan, menandakan tingkat homogenitas yang baik. Kandungan unsur pengotor seperti Fe, Cu, dan Mn berada di bawah 0,1 %, yang mengindikasikan rendahnya risiko pembentukan fasa intermetalik getas seperti Al₅FeSi. Komposisi ini memungkinkan terbentuknya fasa Mg₂Si sebagai presipitat penguat utama dan memberikan stabilitas mikrostruktur yang diperlukan untuk aplikasi struktural. Dengan karakteristik tersebut, paduan ini berpotensi diterapkan pada aplikasi struktural di lingkungan ekstrem, seperti industri pertambangan, di mana dibutuhkan material yang ringan, tahan korosi, dan memiliki kestabilan mekanik jangka panjang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan paduan aluminium melalui teknik squeeze casting untuk memenuhi kebutuhan material pada sistem monitoring tambang, casing instrumen, serta komponen ringan di lingkungan kerja yang ekstrem.
Copyrights © 2025