Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkarakterisasi parameter kualitas batubara pada tiga lapisan (Seam A, B, dan C) yang terpotong oleh sumur bor AR_29 di Kabupaten Muaraenim, Provinsi Sumatera Selatan, yang dikenal sebagai salah satu sentral penghasil batubara terbesar di Indonesia. Kualitas batubara ditentukan melalui analisis proksimat dan ultimat untuk mengukur Total Moisture (TM), Volatile Matter (VM), Fixed Carbon (FC), Ash Content (Ash), Total Sulfur (TS), dan Calorific Value (CV). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang saling berkaitan antara parameter kualitas dengan nilai kalor batubara. Ditemukan bahwa nilai Total Moisture (TM) , Volatile Matter (VM) , dan Ash Content (Ash) berbanding terbalik dengan nilai kalor (CV). Sebaliknya, Fixed Carbon (FC) dan Total Sulfur (TS) berbanding lurus dengan nilai kalor. Lapisan batubara Seam A memiliki kualitas terendah dengan nilai kalor 6395 kkal/kg. Hal ini disebabkan oleh kandungan TM (13,7%), VM (40,9%), dan Ash (5%) tertinggi, serta FC (44,2%) dan TS (0,23%) terendah. Sementara itu, lapisan Seam C memiliki kualitas terbaik dengan nilai kalor 6423 kkal/kg. Nilai kalor yang tinggi ini didukung oleh kandungan TM (10,4%), VM (38,7%), dan Ash (2,3%) yang paling rendah, serta kandungan FC (45,2%) dan TS (0,87%) yang paling tinggi. Perbedaan kualitas ini juga dapat dipengaruhi oleh faktor kedalaman lapisan batubara.
Copyrights © 2025