Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh komponen intellectual capital, yaitu capital employed (VACA), human capital (VAHU), dan structural capital (STVA), terhadap kinerja keuangan perusahaan sub-sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2019–2022. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan, dengan pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh 13 perusahaan sebagai sampel. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa VACA dan VAHU berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan yang diukur dengan Return on Assets (ROA). Sebaliknya, STVA berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja keuangan. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan modal fisik dan sumber daya manusia berperan penting dalam menciptakan nilai tambah dan meningkatkan profitabilitas, sedangkan modal struktural belum mampu memberikan kontribusi optimal bagi kinerja keuangan perusahaan.
Copyrights © 2025