Data World Health Organization (WHO) tahun 2020 menyatakan kejadian wanita yang mengalami dismenore sebesar 1.769.425 jiwa (90%). Di Indonesia sendiri angka kejadian dismenore pada wanita berusia 14-19 tahun sebesar 64,25%. Data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) prevalensi kejadian dismenore di Deli Serdang tahun 2022 mencapai 60-70%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh konsumsi air kelapa terhadap penurunan nyeri haid ( dismenore ) pada remaja putri di SMPN 1 Galang”. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian berupa quasi eksperimen dengan rancangan two group pretest-posttest design. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 36 responden yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan dan kontrol. Kelompok perlakuan adalah remaja putri kelas VIII yang diberikan air kelapa dengan dosis 200 ml sedangkan kelompok kontrol adalah remaja putri kelas VIII yang diberikan air kelapa dengan dosis 250 ml. Instrumen penelitian menggunakan skala nyeri Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data terdiri dari analisis univariat dan bivariat. Uji statistik yang digunakan yaitu uji normalitas Shapiro Wilk dan Independent Sample T Test. Hasil uji statistik diperoleh nilai ? = 0,295 yang menunjukkan adanya pengaruh konsumsi air kelapa terhadap penurunan nyeri dismenore. Dapat disimpulkan bahwa air kelapa dapat menurunkan rasa nyeri dismenore dan peneliti merekomendasikan pada remaja putri yang mengalami nyeri dismenore untuk mengonsumsi air kelapa pada saat menstruasi.
Copyrights © 2025