Pengetahuan yang buruk terhadap menstrual hygiene yang tidak aman memiliki dampak klinis yang cukup besar bagi anak remaja putri dan keturunan pada masa depan. Untuk meningkatkan pengetahuan terhadap menstrual hygiene diperlukan adanya pendidikan kesehatan yang bersifat inovatif dan menarik. Menstrual hygiene merupakan hal penting dalam kesehatan organ reproduksi, dengan berperilaku hygiene yang baik, seorang remaja putri akan terhindar dari mikroorganisme seperti bakteri, jamur, dan virus yang dapat mengganggu fungsi organ reproduksi. Penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan buku saku digital terhadap pengetahuan menstrual hygiene di SMPN 1 Galang. Jenis penelitian menggunakan pre ekperimental design dengan pendekatan menggunakan teknik one group pretest posttest design. Jumlah populasi 47 siswi, jumlah sampel 47 responden kelas VIII-2, VIII-3, VIII-4. Teknik pengambilan sampel total sampling dengan menggunakan nonprobability sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar kuesioner dan analisis univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon Rank. Hasil penelitian ini menunjukkan 34 (72,3%) siswi bermayoritas usia 14 tahun, dimana 16 (34,0%) diantaranya mengalami menarche pada usia 11 tahun. Sebagian besar siswi memiliki tingkat pengetahuan menstrual hygiene yang baik 39 (83,0%). Pada penelitian ini hasil uji wilcoxon rank dengan ? = 0,05 diperoleh nilai p-value <,001. Hal ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima yaitu adanya perubahan signifikan dalam pengetahuan tentang menstrual hygiene setelah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan buku saku digital.
Copyrights © 2025