Kehamilan remaja merupakan permasalahan kesehatan reproduksi yang kompleks dan berdampak luas terhadap aspek fisik, psikologis, sosial dan Pendidikan, kurangnya pengetahuan dan sikap negatif remaja terhadap kesehatan reproduksi berkontribusi terhadap tingginya angka kehamilan remaja pada usia dini. Intervensi melalui kelas eduksi menjadi strategi efektif untuk meningkatkan pemahaman dan membentuk sikap remaja yang lebih sehat terhadap pencegahan kehamilan. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan pelaksanaan kelas edukasi terhadap pengetahuan dan sikap tentang pencegahan kehamilan remaja Di SMP N 11 Pekanbaru Metode: penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan penedekatan one-group pre test post test. Sebanyak 86 siswa perempuan kelas VIII dipilih sebagai responden menggunakan teknik accidental sampling. Kelas edukasi dilaksanakan selama 2 kali pertemuan per kelasnya selama 2 jam persesinya. Dengan metode ceramah (PPT), video edukasi, video kasus dan diskusi kelompok. pengukuran menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap (pre-test) dan (post-test) intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: ada nya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan dan sikap setelah intervensi rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 53.38 (pre-tes) menjadi 92.63 (post-test) dan rata-rata sikap juga menunjukan peningkatan 57.93 menjadi 92,40. Uji Wilcoxonmenunjukan nilai p=0,000(p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan: kelas edukasi terbukti efektif dalam meningkatan pengetetahuan dan membentuk sikap positif remaja terhadap pencegahan kehamilan
Copyrights © 2025