Tanaman katel sebagai sebagai salah satu potensi lokal yang banyak ditemukan di kabupaten Majalengka. Namun, berdasarkan hasil observasi awal, tanaman ini belum dikenal secara luas oleh guru maupun siswa di SD Negeri 1 Cikasarung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan melatih guru mengimplementasikan pembelajaran berbasis proyek Eco-print berbantuan bahan ajar Katelio di SD Negeri Cikasarung, Majalengka. Metode pelatihan meliputi tiga tahap, yaitu: (1) tahap persiapan: identifikasi masalah dan penyiapan materi; (2) tahap pelatihan: pemberian materi dan demonstrasi penerapan proyek Eco-print; (3) pendampingan dan evaluasi: praktik guru dan refleksi hasil implementasi. Teknik Eco-print menggunakan pola alami daun katelio pada kain melalui proses penekanan dan pewarnaan alami yang mengintegrasikan aspek sains, seni, budaya lokal, dan lingkungan berkelanjutan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman guru dari 60% (pretest) menjadi 85% (posttest). Guru mampu mengaitkan Eco-print dalam berbagai mata pelajaran: Bahasa Indonesia (teks prosedur), IPAS (lingkungan sekitar), Matematika (uang), Pancasila (tolong-menolong), dan Seni (membuat totebag Eco-print). Pelatihan ini meningkatkan kapasitas guru dalam merancang pembelajaran berbasis potensi lokal sekaligus memperkuat karakter dan kesadaran lingkungan di sekolah dasar.
Copyrights © 2025