Ikan Lele (Clarias batrachus) merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang berpotensi untuk dikembangkan. Upaya untuk meningkatkan produksi adalah dengan cara budidaya intensif melalui peningkatan padat tebar. Pertumbuhan juga dipengaruhi oleh padat tebar ikan yang ditebar, dimana dengan padat tebar yang rendah pertumbuhan ikan relatif lebih cepat dan sebaliknya pada padat tebar yang tinggi pertumbuhan ikan relatif lebih lambat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh padat tebar yang berbeda dan terbaik terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan larva ikan lele lokal (Clarias batrachus). Penelitian ini dilaksanakan selama 40 hari, pada bulan Oktober s.d November 2024 di Laboratorium Pembenihan dan Pembibitan Ikan, Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan dan 3 kali ulangan, sehingga diperlukan 12 unit percobaan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: P1 (100 ekor); P2 (150 ekor); P3 (200 ekor); P4 (250 ekor). Padat tebar terbaik terdapat pada perlakuan P1 (100 ekor) yang menghasilkan bobot mutlak 0,5860 g, panjang mutlak 4,87 cm, laju pertumbuhan spesifik 12,45%. Tingkat kelangsungan hidup larva ikan lele tertinggi diperoleh pada perlakuan P2 dengan nilai 86,89%, indeks kanibalisme terendah pada perlakuan P1 dengan nilai 4,00%.
Copyrights © 2025