Dalam artikel ini mengeksplorasi peran model ekonomi mikro Islam sebagai alternatif yang layak bagi sistem ekonomi konvensional, khususnya dalam mengatasi masalah ketimpangan dan praktik yang tidak berkelanjutan. Saya mengidentifikasi pertanyaan yang belum terjawab tentang bagaimana prinsip-prinsip ekonomi mikro Islam berkontribusi pada ekonomi yang berkelanjutan dan berkeadilan, dengan berargumen bahwa model-model ini yang berakar pada prinsip-prinsip seperti keadilan, larangan bunga (riba), dan mekanisme redistribusi kekayaan seperti zakat menyajikan kerangka kerja yang berkelanjutan dan etis untuk praktik ekonomi. Melalui pemeriksaan terperinci terhadap prinsip-prinsip inti, instrumen redistribusi kekayaan, dan mekanisme keuangan Islam, saya menunjukkan bagaimana elemen-elemen ini mendorong kesetaraan dan mencegah perilaku eksploitatif. Lebih lanjut, saya menanggapi kritik mengenai skalabilitas dan adaptabilitas model-model ini dalam ekonomi modern, yang pada akhirnya menegaskan bahwa prinsip-prinsip ekonomi mikro Islam dapat secara signifikan mengurangi kesenjangan ekonomi global dan mendorong masa depan yang lebih adil.
Copyrights © 2025